Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Rabu, 09 Juli 2014

Produksi

Total produksi perikanan Kabupaten Rokan Hilir sampai akhir tahun 2013 berjumlah sebesar 50.360,96 Ton. Dari jumlah tersebut 94,19 %  atau sebesar 47.438,7 Ton berasal dari kegiatan penangkapan di laut.  Jika dibandingkan dengan tahun 2012 yaitu sebesar 44.903 Ton maka produksi perikanan laut dari kegiatan penangkapan mengalami peningkatan sebesar 2.535,7 Ton atau sebesar 5,64 %. 


Sebagaimana telah dijelaskan pada awal bab III ini, fluktuasi produksi perikanan tangkap perairan laut merupakan fenomena yang wajar terjadi dalam penangkapan ikan di alam yaitu terjadi kenaikan dan penurunan hasil tangkap. Peningkatan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor yang telah dijelaskan di muka. Faktor lain yang juga berperan serta mempengaruhi produksi perikanan laut Kabupaten Rokan Hilir adalah degradasi yang pada umumnya disebabkan oleh abrasi dan erosi di sepanjang aliran sungai-sungai yang sebagian besar adalah tempat menetas (spawning ground) dan mencari makan (nursery ground) biota air, terutama ikan dan udang. Penebangan hutan di hulu sungai untuk pembukaan lahan perkebunan maupun untuk pembalakan dan industri kertas, diduga berperan dalam mempercepat proses degradasi perairan Kabupaten Rokan Hilir.


Prev Post Next Post Home