Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Senin, 02 Juni 2014

Kegiatan Pencegahan dan Penaggulangan Karhutla


Kebakaran Hutan merupakan suatu keadaan dimana hutan dilanda api sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan atau hasil hutan yang menimbulkan kerugian ekonomis atau nilai lingkungan.
Kebakaran hutan yang dapat menimbulkan kabut asap di Provinsi Riau dan Kabupaten Rokan Hilir khususnya sangat mengganggu aktifitas manuasia. Apabila kebakran terjadi di daerah Kabupaten Rokan Hilir, Dinas KehutananKabupaten Rokan Hilir ikut berpartispasi dalam kegiatan pemadaman hutan dan lahan dengan menurunkan langsung staf-staf Dinas Kehutanan ke lokasi kebakaran. Masih dapat kita rasakan
betapa mirisnya ketika melihat kondisi Riau pada bulan Februari hingga akhir bulan maret tahun 2014. Dapat kita ketahui pantauan berdasarkan satelit NOAA 18A Jumlah titik api di Provinsi Riau dari bulan Januari hingga mei 2014 sebanyak 2689 dan di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 306 titik api.
Tingginya titik api di Riau  salah satunya disebabkan karena kondisi alam seperti :
  1. Perubahan iklim di wilayah Riau yang cukup ekstrim akibat dari dampak pemanasan global.
  2. Riau secara astronomis berada di lintasan garis katulistiwa, sehingga musim kemarau terjadi relatif lebih panjang.
  3. Lahan gambut 4,04 juta ha (56 % total gambut Sumatera) bila kering sangat mudah terbakar & sulit dipadamkan.
  4. Kebakaran umumnya terjadi di lokasi yang sulit dijangkau dan tidak ada sumber air
Kebakaran terjadi karena ulah manusia membakar lahan sembarangan dan tidak bertanggungjawab. Untuk ke depannya  langkah yang lebih tepat sebaiknya kita menyusun strategi dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan bekerjasama dari semua pihak baik Pemerintah daerah, Kapolri, Kapokja, pihak perusahan dan kalangan terkait serta masyarakat. 

Sebagai peran dan tugas Pemerintah daerah, Rabu tanggal 08 Mei 2014 Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir mengadakan rapat koordinasi siaga penanggulangan kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan  (KARHUTLA) di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2014 dan Pengukuhan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kabupaten Rokan Hilir yang di hadiri oleh Bapak Bupati Rokan Hilir, Sekretaris Daerah, Kapolres, kejari, Pejabat terkait, camat dan Penghulu sekabupaten Rokan Hilir. 

Rencana pencegahan dan penanggulangan
  • Pemkab rohil bekerjasama dengan aparat tni/polri dan perusahaan-perusahaan yang berdomisili di kab. Rohil khususnya yang bergerak di bidang perkebunan dan daerah rawan karhutla seperti kec. Tanah putih, kec. Kubu, kec. Tn. Pth. Tj melawan, kec. Rimba melintang, kec. Batu hampar dan kecamatan bangko pusako serta kec. Pasir limau kapas akan dibuat waduk-waduk dan kanalisasi
  • Setiap daerah sering terkena karhutla akan ditempatkan personil polri yang tugasnya membantu pemkab rohil sekaligus memantau perkembangan-perkembangan dilapangan dan akan dibangunkan camp-camp untuk tempat personil tersebu. 
  •  Tahun 2014 pemkab rohil akan mengadakan pompa untuk pemadan kebakaran dan perlengkapan-perlengkapan pemadam kebakaran lainnya.
 Data HotSpot Kab. Rohil. Lihat/Download
https://drive.google.com/file/d/0B7bPreew-BrZQW44blZybG13MXc/edit?usp=sharing






Prev Post Next Post Home