Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Minggu, 18 Mei 2014

Prospek Membuat Kapal di Rohil


PROFIL KAPAL KAYU  

1.     Deskripsi singkat
Kapal-kapal produksi Bagansiapiapi merupakan salah satu kapal-kapal terhebat buatan nelayan Indonesia bersama Phinisi Bugis. Kapal Bagan dapat mengarungi berbagai jenis karakteristik lautan sehingga digunakan sampai ke pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Maluku. Selain itu, kapal Bagan bahkan digunakan oleh nelayan Srilanka, India maupun Amerika. 

Kapal kayu tradisional adalah kapal yang dibangun secara tradisional berdasarkan pengalaman pembuatannya tanpa dasar proses desain sebagaimana halnya kapal-kapal modren. Ukuran kapal biasanya kecil dan kebanyakan dipakai sebagai kapal penangkap ikan, kapal penumpang dan kapal cargo antar pulau khususnya di Indonesia bagian timur.
Jumlah kapal nelayan yang beroprasi di Rokan Hilir kapal dengan kapasitas 7 GT-40 GT. Kecepatan kapal bervariasi antara 8 - 40 knot. kebanyakan dari kapal-kapal tersebut kapal kayu tradisional yang di buat di beberapa daerah pesisir Kabupaten Rokan Hilir seperti Bagansiapiapi, Penipahan dan Pulau Halang. 

Kekurangan dari kapal kayu tradisional adalah kecepatannya lebih rendah terkait besarnya resistensi dan kecilnya efesinsi produksi untuk meningkatkan kecepatan, kapal-kapal kayutradisional kebanyakan mengunakan layar sebagai propulsi tambahan dan side rudder karena centre rudder tidak efektif dalam sistem produksi layar. manuver kapal tradisional juga tidak baik sebab ukuran rudder (kemudi kapal) sangat kecil dibandingkan ukuran kapal. Dari sudut keamanan, kapal kayu tradisional dapat mengalami kecelakaan pada saat berlayar dilaut dengan ombak yang besar.
Kehebatan kapal kayu yang dibuat di Bagansiapiapi ini terkenal terutama karena kualitas kayu dan cara membuatnya. Kapal kayu yang diproduksi di Bagansiapiapi sangat bagus dan rapi. Tidak hanya untuk kelas pompong, tapi juga untuk kapal penangkap tuna jenis trawler yang berbobot ribuan ton.

Apalagi jika untuk dipakai di perairan berlumpur, seperti khasnya daerah perairan Bagansiapi-api atau wilayah pesisir lainnya. Makanya beberapa daerah termasuk Malaysia dan Thailand kadang-kadang juga ada memesannya.
Selain itu, kapal buatan Bagansiapi-api ini tak mudah bocor jadi tauke tak kecewa dengan kapal yang dia pesan. Terutama untuk menangkap ikan dan cumi-cumi di laut lepas. Jadi kapal-kapal besar ini untuk dipergunakan bagi nelayan yang melintas Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan.


2.     Nama Produk
Komoditi kapal kayu yang dihasilkan Kabupaten Rokan Hilir terkenal dengan sebutan ”kapal kayu bagan”

3.     Kegunaan
Kapal kayu di daerah pesisiran Kabupaten Rokan Hilir banyak digunakan masyarakat untuk penangkapan ikan, angkutan penumpang dan barang. Bahkan digunakan untuk angkutan barang antar pulau di Indonesia.

4.     Spesifikasi teknis
Ukuran kapal kayu bervariasi, tergantung pesanan pembeli. Kapal kayu yang diproduksi ada yang berukuran 60 – 100 ton, bahkan ada yang diproduksi di atas 200 ton.

5.     Potensi
Kapasitas produksi kapal kayu di Rokan Hilir dengan jumlah industri 20 unit usaha, berpotensi menghasilkan 64 unit kapal dengan berbagai ukuran.
Masa pengerjaan 1 unit kapal kayu bergantung pada ukuran dan ketersediaan bahan baku kayu. Untuk ukuran 100 ton, kapal kayu dapat diselesaikan dalam waktu 100 hari, sedangkan untuk 200 ton dapat diselesaikan 250 – 300 hari.

6.     Pemasaran
Biasanya pesanan kapal yang dibuat di galangan kapal di Bagansiapi-api ini diminati para pengusaha dari Jakarta, Bali, Belawan Sumatera Utara, juga dari Riau dan Kepulauan Riau. ‘’Tapi paling banyak pesanan dari Bali dan Jakarta. Kapal ini digunakan untuk nelayan ikan tuna di laut lepas.

7.     Harga
Harga 1 unit kapal kayu bervariasi, tergantung pada ukurannya. Untuk ukuran 200 ton, 1 unit kapal kayu lebih kurang harganya Rp. 400 juta.



Prev Post Next Post Home