Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Minggu, 27 Oktober 2013

ARMADA PERIKANAN

Armada Perikanan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir dibedakan menjadi dua kelompok yaitu armada perikanan laut dan armada perikanan Perairan Umum Daratan (PUD) secara umum tidak ada perbedaan mendasar antara  armada perikanan laut dengan armada perikanan perairan umum daratan. Armada perikanan laut umumnya dilengkapi dengan peralatan navigasi, tonase dan kemampuan yang lebih besar dibandingkan dengan armada perikanan perairan umum daratan. Armada perikanan laut dibedakan menjadi dua jenis yaitu pertama Perahu Tanpa Motor (PTM) yaitu perahu yang digerakkan/dijalankan dengan tenaga manusia tanpa adanya bantuan mesin sedangkan yang kedua Perahu Motor /Kapal Motor (KM) yaitu perahu / kapal / tongkang yang digerakkan oleh mesin. Keadaan umum armada perikanan laut dan perikanan perairan umum daratan Kabupaten Rokan Hilir dapat dilihat pada Tabel di bawah ini :



RUMAH TANGGA PERIKANAN


Nelayan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir berjumlah 6.867 orang. Terdiri dari 5.764 orang untuk perikanan laut (termasuk ABK) dan nelayan Perairan Umum Daratan (PUD) berjumlah 1.103 orang. Untuk Rumah Tangga Perikanan Kabupaten Rokan Hilir  agar lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel dibawah ini



Jumat, 11 Oktober 2013

PETA KABUPATEN ROKAN HILIR BERDASARKAN TGHK

PETA KABUPATEN ROKAN HILR BERDASARKAN TGHK


Selasa, 08 Oktober 2013

DATA POPULASI TERNAK KECIL TAHUN 2013

Ternak kambing sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya) relatif mudah. Meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang lumayan, jika pemeliharaannya ditingkatkan (menjadi semi intensif atau intensif), pertambahan berat badannya dapat mencapai 50 - 150 gram per hari. Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing, yaitu: bibit, makanan, dan tata laksana.

Data Populasi Ternak Kecil di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut :


DATA POPULASI TERNAK BESAR TAHUN 2013

Data populasi ternak di Kabupaten Rokan Hilir tahun 2013 dapat kita lihat pada tabel dibawah berikut ini, dari data tersebut populasi ternak di Kecamatan Bagan Sinembah tertinggi sebanyak 6.080 Ekor Sapi Potong dan 17 Ekor Kerbau sedangkan populasi ternak terendah terdapat di Kecamatan Bangko sebanyak 40 Ekor Sapi Potong.


Jumat, 04 Oktober 2013

MINIATUR KAPAL


KERAJINAN MINIATUR KAPAL BAGANSIAPIAPI
(Kenangan Yang Tersisa dari Kejayaan Sebuah Bandar)

 
 Apa yang terbayang di pikiran Anda mendengar kata “  Bagansiapiapi... ?”. Kota Penghasil Ikan…! Anda benar, karena pada umumnya orang mengenal kota ini sebagai penghasil ikan terbesar pada masa jayanya. Kota Bagansiapiapi mulai berkembang sejak pemerintah Belanda memindahkan pemerintahan kontroleurnya pada tahun 1901. Sebelumnya pemerintah Belanda mendirikan distrik pertama di daerah Tanah Putih pada tahun 1890, sedangkan saat itu yang mengembangkan kota Bagansiapiapi adalah pemukim Cina.  Saat itu yang menjadi komoditas andalan adalah produk ikan. Hasil ikan di wilayah Bagansiapiapi dan Sekitarnya (Sinaboi dan Panipahan) pada tahun 1878 tercatat 30.000 ton/bulan. Dengan jumlah produksi sebesar itu tidaklah mengherankan jika Bagansiapiapi merupakan sebuah dermaga besar yang menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal besar penangkap ikan.
                     


Gula Kelapa

Biogasoline 

Bensin Ramah lingkungan
Dengan semakin berkurangnya sumber minyak mentah, pengembangan dan penggunaan bahan bakar alternatif dari sumber daya alam terbarukan menjadi salah satu pilihan yang diharapkan dapat memenuhi permintaan kebutuhan bahan bakar yang semakin meningkat. Di samping itu, pemakaian bahan bakar alternatif dari sumber daya alam terbarukan juga memberikan berbagai dampak positif, antara lain emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan (terutama mengurangi gas rumah kaca), serta potensi untuk pengembangan industri pertanian.


Tenun dan tekad


“ DISPERINDAG FOKUS KE PELATIHAN TENUN DAN TEKAD”
  Budaya Melayu sudah lama terkenal sebagai suatu budaya yang memiliki karya seni yang tinggi. Ini tercermin dari karya seni yang dihasilkan, diantaranya dapat kita lihat dari bentuk pelaminan melayu dan pakaian adat yang dipergunakan dalam acara perkawinan di bumi lancang kuning ini. Pelaminan Melayu di dominasi oleh tiga warna yaitu merah, kuning dan hijau. 


DISPERINDAG



"VISI DAN MISI"

PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN 
KABUPATEN ROKAN HILIR


Prev Post Next Post Home