Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Rabu, 25 September 2013

Sejarah Kabupaten Rokan Hilir


 Kabupaten Rokan Hilir dibentuk dari tiga kenegerian, yaitu negeri Kubu, Bangko dan Tanah seorang Kepala Negeri yang bertanggung jawab kepada Sultan Kerajaan Siak. Distrik pertama didirikan Belanda di Tanah Putih pada saat  menduduki daerah ini pada tahun 1980. Setelah Bagansiapiapi yang dibuka oleh pemukim-pemukim Cina berkembang pesat, maka Belanda memindahkan Pemerintahan Kontroleur-nya ke Kota    Bagansiapiapi pada tahun 1901. Bagansiapiapi semakin berkembang setelah Belanda membangun pelabuhan  modern dan terlengkap
dikota Bagansiapiapi guna mengimbangi pelabuhan lainya di Selat Malaka hingga Perang Dunia     Pertama usai. Setelah kemerdekaan Indonesia, Rokan Hilir digabungkan kedalam Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.

 
     Bekas  wilayah kewedanaan      Bagansiapiapi yang terdiri dari         Kecamatan Tanah Putih, Kubu dan Bangko serta kecamatan Rimba     Melintang dan Kecamatan Bagan     Sinembah     kemudian pada tanggal 4 Oktober 1999 ditetapkan oleh         Pemerintah Republik Indonesia sebagai    Kabupaten Baru di Provinsi Riau sesuain dengan Undang-undang Nomor 53 tahun 1999.     
       Selanjutnya dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2008 ditetapkan Bagansiapiapi sebagai Ibukota Kabupaten Rokan Hilir.


Prev Post Next Post Home