Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Jumat, 28 Desember 2012

VISI, MISI, BADAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN ROKAN HILIR

Misi mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan,  
Misi mengenai upaya-upaya yang dilaksanakan untuk mewujudkan visi, tujuan dan sasaran strategis yang ingin dicapai serta tindakan yang diambil untuk mencapai tujuan.


PELUANG INVESTASI DI KABUPATEN ROKAN HILIR


Beragam hasil produksi di Kabupaten Rokan Hilir baik yang berasal dari lahan pertanian/perkebunan maupun yang berasal dari sosial, budaya, sarana dan prasarana. Dari hasil produksi tersebut ( Tabel di bawah ini)  masih memberikan peluang bagi pihak-pihak yang ingin berkontribusi dalam investasi


Minggu, 16 Desember 2012

PRODUKSI PERIKANAN ROKAN HILIR



Produksi
Produksi perikanan Kabupaten Rokan Hilir sampai akhir tahun 2011 berjumlah sebesar 57.853,538 Ton, dari jumlah tersebut 95,70 %  atau sebesar 55.137 Ton berasal dari kegiatan penangkapan di laut.  Jika dibandingkan dengan tahun 2010 yaitu sebesar 56.940 ton maka produksi perikanan laut dari kegiatan penangkapan mengalami penurunan sebesar 1.803 Ton atau sebesar 3,17 %. Fluktuasi produksi perikanan tangkap perairan laut merupakan fenomena yang wajar terjadi dalam penangkapan ikan di alam yaitu terjadi kenaikan dan penurunan hasil tangkap. Penurunan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor yang telah dijelaskan di muka. Namun faktor utama yang mendominasi adalah masih beroperasinya kapal pukat harimau dan atau pukat ikan yang berasal dari Propinsi lain dan pencurian ikan oleh nelayan negara asing. Khusus pukat ikan, kebanyakannya mempunyai izin penangkapan, namun pukat ikan tersebut dalam operasional penangkapannya memasuki wilayah penangkapan di luar batas yang telah ditetapkan dalam izinnya. Faktor lain yang juga berperan serta menyebabkan turunnya produksi perikanan laut Kabupaten Rokan Hilir adalah degradasi yang pada umumnya disebabkan oleh abrasi dan erosi di sepanjang aliran sungai-sungai yang sebagian besar adalah tempat menetas (spawning ground) dan mencari makan (nursery ground) biota air, terutama ikan dan udang. Penebangan hutan di hulu sungai untuk pembukaan lahan perkebunan maupun untuk pembalakan dan industri kertas, diduga berperan dalam mempercepat proses degradasi perairan Kabupaten Rokan Hilir.
Produksi perikanan laut dari kegiatan penangkapan untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 3.2 dibawah ini.
Tabel 3.2.  Produksi  Perikanan  Laut  dari Hasil  Penangkapan  Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2009-2011 (Ton)


Prev Post Next Post Home