Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Rabu, 28 November 2012

Peluang "INVESTASI KERIPIK NENAS"

PROSPEK INDUSTRI KERIPIK NENAS DI KABUPATEN ROKAN HILIR

Nanas, nenas atau ananas ( Ananas commosus ). Tumbuhannya rendah, memiliki 30 atau lebih daun yang panjang, berujung tajam, tersusun dalam bentuk roset mengelilingi batang yang tebal. Buahnya dalam bahasa Ingris di sebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus. Nama ‘nanas’ berasal dari sebutan orang Tupi untuk buah ini: anana, yang bermakna “ buah yang sangat baik”. Nanas berasal dari amerika selatan, tepatnya di brazil. Tanaman ini telah di budidayakan penduduk pribumi disana sejak lama. Kemudian pada abad ke-16 orang sepanyol membawa nanas ini ke filipina dan semanjung Malaysia, masuk ke Indonesia pada abad ke-15. (1599).
          
        
 Nanas adalah buah tropis dengan daging buah berwarna kuning memiliki kandungan air 90% dan kaya akan Kalium, Kalsium, lodium, Sulfur dan Khlor. Selain itu juga kaya Asam, Biotin, Vitamin B12, Vitamin E serta Enzim Bromelin. Nanas termasuk komoditas buah yang mudah rusak, susut, dan cepat busuk. Oleh karena itu seusai panen memerlukan penanganan pasca panen, pengolahan buah nanas juga dapat memperpanjang umur simpan, diversifikasi pangan dan meningkatkan kualitas maupun nilai ekonomis buah tersebut. Produk olahan nanas dapat berupa makanan dan minuman , seperti selai, cocktail, sirup, sari buah, keripik, pajri nanas,dodol hingga manisan buah kering. Sari buah tersebut terbagi dua, ada yang dapat diminum langsung dan ada yang difermentasi menjadi minuman kesehatan.
            Buah nanas juga mengandung Vitamin ( A dan C ), Kalsium, Fosfor, Magnesium, Besi, Natrium, Kalium, Dekstrosa, Sukrosa ( gula tebu ) dan Enzim Bromelian. Bromelian berkhasiat antiradang, membantu melunakan makanan di lambung, mengagnggu pertumbuhan sel kangker. Kandung seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit. Daun mengandung kalsium oksalat.
            Nanas termasuk buah yang banyak digunkan pada beberapa industri olahanpangan seperti jam, sirup, sari buah, nektar serta buah dalam botol atau kaleng. Berbagai macam pengolahan tersebut akan membutuhkan buah nanas dalam jumlah yang cukup besar dan tentunya akan menghasilkan limdah dalam besar juga. Limbah buah nanas tersebut terdiri darai limbah kulit, limbah mata, dan limbah hati. Kalau diamati bagi limbah yang terbuang ini masih memiliki bagian yang mirip dengan bagian daging buah, hanya saja bercampur dengan bagian yang tidak diinginkan. Limbah atau hasil ikutan nanas relatif hanya dibuang begitu saja. Sebenarnya peluang untuk dimanfaatkan lebih lanjut sangat mungkin.
Pada umumnya buah nanas memiliki bagian –bagian yang bersifat buangan, bagian-bagian tersebut yaitu tunas daun, kulit luar, mata dan hati. Untuk tunas daun tidak mungkin dimanfaatkan sebagai media nata. Pada bagian kulit yang merupakan bagian terluar, memiliki tekstur yang tidak rata dan banyak terdapat duri-duri kecil pada permukaan luarnya.
 Biasanya pada bagian ini merupakan bagian yang pertama di buang oleh masyarakat karena bagian ini tergolong bagian yang tidak dapat di konsumsi langsung sebagai buah segar.
Bagian mata merupakan bagian kedua setelah kulit yang di buang oleh masyarakat. Mata memiliki bentuk yang agak rata dan banyak terdapat lubang-lubang kecil menyerupai mata. Bagian terakhir yang juga merupakan bagian buanagan adalah hati. Hati merupakan bagian tengah dari buah nanas, memiliki bentuk memanjang sepanjang buah nanas, memiliki tekstur yang agak keras dan rasanya agak manis. Hati nanas dapat juga dimanfaatkan dengan mengambil tepungnya. Kadar tepung hati nanas yang sudah tua berkisar anatara 10%-15% dari berat segar.
Nanas tergolong buah yang mudah rusak, maka diperlukan penanganan yang cepat. Untuk menyelamatkan dan memperpanjang umur simpan serta dapat memberikan nilai tambah pada nanas diperlukanlah sebuah gagasan dan penanganan khusus dalam pengolahan buah tersebut. Hasil dari pengolahan produk nanas dapat berupa makanan yang bervariasi, seperti selai, cocktail, sirup, sari buah, keripik.
Kripik adalah makanan yang berupa irisan tipis dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayuran yang digoreng di dalam minyak nabati, untuk menghasilkan rasa yang gurih dan renyah biasanya di campur dengan adonan tepung dan bumbu.
            Potensi Nanas yang ada di Kabupaten Rokan Hilir Propinsi Riau ini cukup menjanjikan karena mudahnya Buah Nanas tumbuh di Kabupaten Rokan Hilir Khususnya di Kecamatan Tanah Putih Desa Mamugo, saat ini Masyarakat yang menanam Nanas mencapai 200 H ( Dua Ratus Hektar ) dengan jumlah petani menanam 80 - 90 orang karena setiap masyarakat ada yang menanam 2 Hektar sampai 4 Hektar dan Kecamatan lainya namun saat ini yang menjadi Potensi pengembangannya ada di Desa Mamugo. Saat ini Masarakat hanya menjual hasil tanam mereka dalam bentuk Buah Nanas di Jual dengan Harga Rp. 3.000 s/d Rp. 5.000/ buahnya. Besar harapan kami Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rokan Hilir agar potensi ini dapat di kembangkan dan adanya Investor yang tertarik dalam pengembangan Potensi Pengolahan Nanas Khsusnya Nanas dibuat menjadi Keripik Nanas dan Makanan Kaleng agar dapat menambah Pendapatan Masyarakat Kabupaten Rokan Hilir. Maka bedasarkan latar belakang di atas maka kami menawarkan dan mengharapkan untuk dapat mengembangkan potensi nanas menjadi : “ KERIPIK NANAS “.

Perkembangan industri kecil dan menengah memiliki potensi besar dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, salah satu bentuk ekonomi kemasyarakatan yakni dengan menempatkan sektor Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai dasar kehidupan ekonomi.
Kabupaten Rokan Hilir salah satu memiliki Potensi Nanas dan Masyarakat menjual dengan bentuk gelondongan dan pembelinya dari Sumatra Selatan dan Sumatra Utara dengar Porsi Ton, saat ini belum ada yang olah dalam bentu kemasan maupun kaleng.
Maka hal tersebut membuka peluang dalam pemanfaatan nanas menjadi produk yang lebih bermanfaat melalui pengolahan menjadi keripik Nanas.
Cara membuat keripik Nanas tidak bisa dengan cara menjemur aau digoreng dengan alat-alat sederhana, karena buah nanas mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Apabila kita goreng memakai penggorengan biasa suhu 180-200C, maka gula yang terdapat pada nanas akan gosong duluan sebelum kadar airnya habis.
Untuk memproduksi atau cara membuat keripik Nanas, proses pertama adalah mengupas secara manual dan menghilangkan mata nanas. Kemudian buah nanas bisa di potong dengan menggunakan mesin pemotong keripik.
Cara Membuat keripik Nanas dengan mesin Vacum fryer / Vacuum Frying
1.      Iris sesuai dengan yang di inginkan
2.      Masukan buah ke mesin
3.      Keripik buah akan matang selama 45-60 menit
4.      Tanpa bahan tambahan
Mesin Vacuum flying atau mesin pembuat keripik Nanas cara kerjanya lebih otomatis dan selain berfungsi sebagai mesin pemotong juga dilengkapi dengan 5 macam pisau sehingga mesin ini bisa berfungsi sebagai Food Processor memotong kotak-kotak, lalu untuk menggoreng Nanans yang sudah dipotongi harus memakai mesin Vacuum Frying Mesin Penggoreng Vacum.
Dengan menggunakan mesin Vacuum frying akan dapat dihasilkan keripik buah nanas yang renyah dan warnanya kuning muda, karena mesin penggoreng Vacuum mampu menggoreng keripik pada suhu ibawah 100C. Uap air dari nanas di tarikdengan mesin Vacuum sehingga meskipun penggorengan berlangsung pada suhu dibawah 100, uap air pada nanas bisa tertarikkeluar dan keripik yang dihasilkan renyah.
Untuk mengatasi produk yang berminyak pada keripik, bisa di bantu dengan mesin penapis minyak/spinner. Prinsip kerja mesin spinner seperti mesin cuci, dimana produk yang akan dikeringkan minyaknya di putar pada tabung yang berlubang lubang sisinya. Apabila mesin dijalankan maka minyak akan keluar pada lubang tabung dan hasil produk menjadi kering dan tidak berminyak.
  
 KENDALA BUDIDAYA NANAS

Selain penerapan teknik budidaya yang baik, agar budidaya nanas berjalan dengan optimal diperlukan juga kersiapan menghadapi gangguan serta kendala yang mungkin timbul, sehingga dapat diantisipasi untuk menghindari kerugian ataupun gagal panen. Kendala yang umumnya muncul dalam budidaya nanas antara lain :
Meskipun budidaya relatif mudah, tetapi tetap perlu perawatan insentif agar dapat menghasilkan buah secara optimal.
Perlu juga dilakukan pengendalian terhadap serangan hama dan penyakit secara rutin dan berkala. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan secara organik ataupun menggunakan bahan anorganik.
  
 STRATEGI BUDIDAYA NANAS
Untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas buah nanas pada budidaya nanas, dapat ditempuh dengan cara :
Pemberian pupuk kandang sebanyak 10-20 ton/ha saat pengolahan tanah. Selain itu berikan pupuk buatan, yaitu 300 kg urea, 600 kg tsp dan 300 kg kci per ha per tahun sebanyak dua kali, yaitu pada minggu keempat dan minggu kedelapan setelah tanam. Lakukan peawatan seperti penyiangan dan penyiraman airdengan baik dan rutin selama budidaya hingga siap panen.
Perhatikan waktu dan ciri-ciri buah nanas siap panen. Panen buah setelah matang atau berumur 5-6 bulan setelah bunga mekar. Tandanya adalah matanya datar dan tampak jarang. Lakukan pengaturan pemanen dengan memberikan rasangan pada titik tumbuhnya.

STRATEGI PENGOLAHAN KERIPIK NANAS
Teknologi yang dapat digunakan dalam pelaksanaan dan tahapannya adalah :
1.   Bahan Baku
Nanas yang digunakan haruslah seragam kematangannya yaitu nanas 50% matang ( masak pangkal ) atau sudah kuning 3-5 mata nanas sehingga dihasilkan keripik yang seragam warnanya.
                 2.   Alat pemisah empulur
Pemisah empulur dapat digunakan dengan pipa stainless sehingga memudahkan dalam memisahkan empelur dari daging buahnya, tetapi ada juga alat khus untuk pengupasan dan pembuangan empulur yang berharga Rp. 15 jt.
3. Minyak Goreng
Minyak goreng yang harus digunakan haruslah minyak goreng kemasan karena  berpengaruh terhadap meratnya hasil pengorengan nanas.
                 4. Proses pengorengan
Irisan nanas dimasukan kedalam Freezer sehingga menghasilkan keripik nanas yang utuh ( tidak hancur ). Selain itu setelah pengorengan selesai, vakum fryer tidak lansung dibuka, tetapi didiamkan dulu untuk meniriskan minyak dan menurunkan suhu dalam penggorengan ( sekitar 15 menit ). Setelah itu keripik dibiarkan agak dingin kemudian keripik dimasukan dalam spinner untuk meniriskan minyak yang masih ada.
Prosedur kerja
Prosedur kerja pada pengeringan nanas :
a.       Timbang masing-masing nanas
b.      Mengupas buah nanas, membuang kulit, empulur dan mata
c.       Timbangan daging buah yang telah dikupas
d.      Mencuci bersih nanas yang telah dikupas
e.      Potong buah nanas ukuran 0,5 cm dan 1 cm bentuk bulat serta 0,5 bentuk setengah lingkaran.
f.       Rendam buah nanas dengan asam askorbat ( 150ppm ) selama 15 menit
g.      Tiriskan buah nanas
h.      Masukan buah nanas kedalam oven bersuhu 50C sampai nanas kering
i.        Keluarkan dari oven dan taburkan sedikit gula halus
j.        Dinginkan dan kemas dalam plastik
k.      Lakukan pengamatan hasil kadar asam, Ph dan organoleptik
 
Dalam merumuskan untuk peningkatan strategi pemasaran dibutuhkan kajian serta pendekatan analisis. Kemampuan strategi pengolahan dan pemasaran untuk menangapi setiap perubahan kondisi pasar dan faktor biaya tergantung pada analisis terhadap faktor-faktor berikut :
a.         Nama Jenis Usaha
Produksi makanan khas oleh-oleh Kabupaten Rokan Hilir untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan distribusi dengan berbagai macam olahan nanas yang komprehensif yang di beri nama “Keripik Nanas”, distribusi produk kami telah mencapai Sumatra Utara, Sumatra barat, Riau dan khususnya di Kabupaten Rokan Hilir sendiri.
Dengan tim terintegritas, berpengalaman, professional serta dilengkapi dengan keahlian dalam produk, Aneka Olahan Nanas berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan setiap pelanggan dari bisnis lokal maupun interlokal, melaui harga yang kompetitif, kehandalan produk dan standar pelayanan yang memuaskan pelanggan.
Sejalan dengan motto usaha Aneka Olahan Nanas “ Kepuasan Pelanggan” itu adalah tujuan dalam menyediakan produk berkualitas dengan solusi harga terbaik bagi pelanggan, Aneka Olahan Nanas akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap pelanggan untuk kelancaran bisnis untuk tujuan utama yaitu kepuasan pelanggan.
b.        Faktor Pasar
Kegiatan utama Aneka Olahan Nanas adalah Membuat Kripik Nanas, Manisan Nanas, Minuman Kaleng  yang mengolah nanas gelondongan menjadi kripik nanas sehingga menambah nilai jual nanas tersebut sehingga dapat dipasarkan dengan waktu yang lama setelah dilakukan pengemasan yang optimal.
c.         Faktor-faktor Pendukung Investasi
Faktor-faktor yang mendukung investasi di kabupaten Rokan Hilir adalah:
1.      Lokasi
Posisi Kabupaten Rokan Hilir sangat strategis dengan Ibu Kota Bagan Siapiapi terletak di sebelah timur Sungai Rokan. Tempat ini merupakan sebuah perkampungan Ikan yang terkenal di Dunia sebagai penyuplai ikan terbesar ke 2 di Dunia yang berada pada pantai timur pulau Sumatera. Memiliki iklim tropis dengan jumlah curah hujan 1.808,5 mm/tahun dan temperatur udaranya berkisar pada 24º-32ºC. Musim kemarau biasanya terjadi pada bulan februari s/d bulan agustus. Sementara musim hujan terjadi pada bulan september s/d januari dengan jumlah rata-rata hujan 69 hari, curah hujan tertinggi adalah di kecamatan Bangko, yaitu 2.710 mm/tahun dan curah hujan terendah di kecamatan Tanah Putih dengan jumlah 1.443,8 mm/tahun.
2.      Industri dan Perdagangan
Jumlah industri yang ada di Kabupaten Rokan Hilir adalah 388 terdiri dari 50 industri berskala besar, 166 industri skala kecil dan 172 industri skala sedang dan merekrut 4031 karyawan serta 551 pekerja.
Industri yang terkenal pada sektor industri di Kabupaten Rokan Hilir adalah industri perkapalan yang mampu memberi peluang kerja untuk pekerja lokal. Disamping itu insustri rumah tangga yang cukup berkembang di kabupaten ini Kecap, Tauco, Terasi, Roti, Mie, Kripik Nanas, Industri Makanan Ringan dan lain-lain.
3.      Analisis  Ekonomi dan Sosial
Analisis manfaat dan biaya ini hanya menitikberatkan pada efisiensi penggunaan faktor produksi tanpa mempertimbangkan masalah lain seperti distribusi, stabilisasi ekonomi dan sebagainya. Analisis ini hanya menentukan program dari segi efisiensi sedangkan pemilihan pelaksanaan program berada di tangan pemegang kekuasaan eksekutif yang dalam memilih juga mempertimbangkan faktor lain. Suatu program yang efisien mungkin tidak akan dilaksanakan karena menimbulkan distribusi pendapatan yang semakin lebar. Sebaliknya program yang menimbulkan distribusi pendapatan yang semakin baik akan dipilih meskipun program tersebut tidak terlalu efisien ditinjau dari hasil analisis manfaat dan biaya.
Saat ini analisis manfaat dan biaya merupakan alat utama dalam membuat evaluasi program atau proyek untuk kepentingan publik, seperti : manajemen sumber daya alam dan pengembangan sumber energi alternatif (Field, 1994). Biasanya analisis ini terintegrasi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dilakukan untuk mengevaluasi dampak suatu proyek atau program terhadap lingkungan hidup. Sehingga analisis ini tidak hanya melihat manfaat dan biaya individu, tetapi secara menyeluruh memperhitungkan manfaat dan biaya sosial dan selanjutnya dapat disebut sebagai analisis manfaat dan biaya sosial.



A.   Aspek Produksi
1.      Deskripsi Produk
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/2/24/Keripik-nanas.jpg
Bahan              : Nanas berkualitas
Kemasan          : Alumunium foil
Package           : 100 gr
Price                : Rp 12.500/pack
Order               : Minimum 20 pack
Stock               : Konfirmasi sebelum order
                                                                                               

2.      Proses Produksi dan Kapasitas Produksi
Perencanaan proses produksi pada dasarnya menjelaskan tahapan-tahapan proses yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau output yang dimaksud. Bentuk proses produk keripik buah ini dibahas dalam bentuk resep. Salah satu contoh resep cara membuat keripik buah nanas yaitu :
Pengolahan Cara Membuat Keripik Nanas atau cara membuat keripik buah tidak bisa dengan cara dijemur atau digoreng dengan alat-alat sederhana, karena buah nanas mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Apabila kita goreng memakai penggorengan biasa suhu 180-200C , maka gula yang terdapat pada nanas akan gosong duluan sebelum kadar airnya habis.
Untuk memproduksi atau Cara Membuat Keripik Nanas, proses pertama adalah mengupas secara manual dan menghilangkan mata nanas. Kemudian buah nanas bisa dipotong dengan menggunakan mesin pemotong keripik.

Cara Membuat keripik buah dengan mesin vacuum fryer / vacuum frying :
a.    Iris sesuai dengan yang Anda inginkan
b.    Masukkan buah ke mesin
c.    Keripik buah akan matang selama 45-60 menit
d.   Tanpa bahan tambahan
Mesin vacuum frying atau mesin pembuat keripik buah ini cara kerjanya lebih otomatis  dan selain berfungsi sebagai mesin pemotong, juga dilengkapi dengan 5 macam pisau sehingga mesin ini bisa berfungsi sebagai Food Processor (memotong kotak kotak, serut, bentuk spt french fries, merajang bawang & aneka keripik, dll) Lalu untuk menggoreng Nanas yang sudah dipotongi, harus memakai mesin Vacuum Frying Mesin Penggoreng Vacum.
Dengan menggunakan Mesin vacuum frying akan dapat dihasilkan keripik buah nanas yang renyah dan warnanya kuning muda, karena mesin penggoreng Vacuum mampu mengoreng kripik buah pada suhu dibawah 100C. Uap air dari nenas ditarik dengan mesin Vacuum, sehingga meskipun penggorengan berlangsung pada suhu dibawah 100, uap air pada nanas bisa tertarik keluar & kripik yang dihasilkan renyah.
Untuk mengatasi produk yang berminyak pada kripik, bisa dibantu dengan mesin penapis minyak/Spinner, Prinsip kerja Mesin Spinner seperti mesin cuci, dimana produk yang akan dikeringkan minyaknya di putar pada tabung yang berlubang lubang sisinya. Apabila mesin dijalankan maka minyak akan keluar pada lubang tabung & hasil produk menjadi kering & tidak berminyak.
Dengan Mesin vacuum frying atau mesin pembuat keripik buah  ini selain membuat Membuat Keripik Nanas Anda bisa membuat keripik dari buah dan sayuran yang alami. Tidak perlu bahan pengawet, tanpa pemanis buatan, tanpa bahan kimia tambahan dan asli dari buah-buahan segar. Keripik buah yang digoreng dengan mesin kami telah terbukti:
a.    Tidak berubah warnanya
b.   Renyah
c.    Tampilannya menarik
d.   Rasanya enak
e.    Aromanya tidak berubah
f.    Kandungan seratnya tinggi
g.   Tahan lama meskipun tanpa bahan pengawet
h.   Disukai konsumen (repeat order-nya tinggi)

Beberapa komoditas pertanian yang bisa digoreng dengan Mesin Keripik Buah (Vacuum Frying) menjadi keripik antara lain:
Buah: nanas, apel, salak, nangka, pepaya, melon, mangga, pisang, waluh, apel, durian, kesemek, buah naga, pepino, semangka, jambu biji, rambutan, dll

Mesin Peralatan dan Tata Letaknya
Berikut beberapa alat yang dapat digunakan dalam pengolahan kripik nanas : Mesin Penggoreng Vakum Produksi

Tabel 1. Mesin Penggoreng Vakum Produksi
Uraian
Keterangan
Kapasitas (kg masukan/proses)
10 – 15
Lama proses penggorengan (mnt)
60 – 80
Suhu penggorengan (0C)
75 – 80
Tekanan vakum (mm Hg)
-640 s/d –740
Jenis pembangkit vakum
Pompa vakum
Penggerak pompa vakum
Motor listrik 1 HP
Sistem pendingin
Sirkulasi air
Sistem pengaduk penggoreng
Mekanis
Kontrol suhu
Otomatis
Bahan bakar
LPG dengan kontrol suhu
Volume minyak goreng (ltr)
40 – 50
Kebutuhan LPG (kg/jam)
0,5 – 0,6
Kebutuhan daya (watt)
§   Pompa vakum
§   Pompa sirkulasi
§   Pengaduk
§   Spiner

750
125
185
350
Air pendingin (ltr)
250
Dimensi (p x l x t) cm
190 x 100 x 160
Kelengkapan
Pengatur minyak, buku manual


Kegunaan :
            Alat ini dipergunakan untuk menggoreng/ mengolah berbagai bahan (aneka buah) menjadi keripik secara vakum (tekanan tinggi) sehingga hasil olahan matang merata. Alat ini dilengkapi sentrifuse yang berfungsi untuk mengurangi kadar minyak hasil gorengan/ olahan.
Baik untuk perencanaan pembelian ataupun sewa, daftar mesin dan peralatan juga harus dirinci sedetail mungkin proyeksinya. Perencanaan ini tetap selalu berkaitan dengan kapasitas dan kompetensi teknis Wirausahawan.

Tabel  2. Peralatan pembuatan keripik nanas

Nama Mesin/Peralatan
Merk
Jumlah Unit
Harga
Jumlah Harga
1. Kompor Gas
Rinnai
1
300.000
300.000
2. Tabung Gas
LPG 3kg
1
100.000
100.000
3. Mesin Vaccum Frying
Maksindo
1
24.000.000
24.000.000
4. Pisau
Kiwi
2
16.000
32.000
5. Kuali
Maxim
1
50.000
50.000
6. Baskom
Kiramas
1
10.000
10.000
7. Timbangan
Lion Star
1
30.000
30.000
8. Saringan
Lion Star
1
8.000
8.000
Total Pembelian Mesin/Peralatan
24.530.000,-

Cara pembuatan :
1.    Kupas nanas dan cuci sampai bersih. Kemudian iris melintang ukuran 1 cm x 2 cm dengan ketebalan sekitar 3 mm.
2.    Rendam irisan nanas dalam sorbitol dengan perbandingan 4 : 1 selama 10 menit, lalu tiriskan sekitar 2 menit.
3.    Goreng nanas dalam vakum penggoreng pada tekanan 65 cmHg, suhu 95 0C selama 45 menit.
4.    Tiriskan dan dinginkan dalam spinner selama 5 menit. Setelah itu kripik dikemas atau dihidangkan.
 


Bahan Baku dan Penolong
Perencanaan bahan baku dan bahan pembantu merupakan bagian utama untuk perhitungan kebutuhan modal kerja. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah suplier, kuantitas, harga beli, persyaratan pembelian, ketersediaan, dan persediaan. Bahan baku yang digunakan adalah (dihitung berdasarkan kebutuhan per bulan):

Tabel 3. Bahan Baku Keripik Buah Nanas
Bahan Baku
Banyak
Harga @ Rp
Jumlah Harga
1
Minyak Goreng
20kg
14.000
280.000
2
Buah Nanas
96kg
5.000
480.000
3
Garam/Bumbu-bumbu
20kg
5.000
100.000
Total Rp. 650.000


1.      Tanah, Bangunan dan Utilitas
Instalasi sarana penunjang berkaitan dengan tata letak (lay-out) yang termasuk dalam anggaran investasi. Pemasangan sarana penunjang ini meliputi listrik, air, telepon, internet, dan lain-lain.

Tabel 4. Sarana Penunjang
Sarana Penunjang Jenis Biaya
Jumlah Biaya
1. Listrik
Rp 350.000,-
2. Air
Rp100.000,-
Total Biaya Sarana Penunjang :
Rp 450.000,-

2.      Lokasi
Lokasi tempat usaha kripik nanas adalah di Kabupaten Rokan Hilir Kecamtan Tanah Putih Desa Mamugo yang berada di lintasan Propinsi sehingga mudah untuk memasarkan produk tersebut.

Organisasi dan Manajemen
Dalam mendirikan sebuah industri yang baik, maka diperlukan dan sangat didukung oleh suatu organisasi dan manajemen yang baik juga. Dengan adanya suatu organisasi dan manajemen yang baik, maka hubungan koordinasi dari seluruh anggota industri baik pemilik atau dari atasan dengan para pekerja dapat terjalin dengan baik sehingga tujuan dari perusahaan dan organisasi yang ada dapat tercapai dengan baik. Manajemen berfungsi untuk aktifitas-aktifitas perencananaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendallian. Dalam menyusun suatu perencanaan, hendaknya manajemen dapat dikaji dari beberapa sisi seperti: sisi pendekatan pembuatan perencanaan, sisi perencanaan itu sendiri, sisi jangka waktu pelaksanaan yang akan di-cover oleh perencanaan, dan sisi tingkatan perencanaan
Struktur Organisasi
Struktur organisasi dapat diartikan sebagai susunan dan hubungan antara bagian posisi dalam perusahaan. Struktur organisasi menjelaskan pembagian aktivitas kerja, serta memperhatikan hubungan fungsi dan aktifitas tersebut sampai batas-batas tertentu. Selain itu, struktur organisasi memperlihatkan tingkat spesialisasi aktivitas tersebut. Struktur organisasi juga menjelaskan hierarki dan susunan kewenangan, serta hubungan pelaporan (siapa dan kepada siapa melapor). Dengan adanya struktur organisasi, stabilitas dan komunitas organisasi tetap bertahan. Adapun struktur organisasi yang telah dirancang untuk usaha pengolahan kripik nanas yaitu sebagai berikut:

Gambar 3. Struktur Organisasi Perusahaan


2.    Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu konsep yang bertalian dengan kebijaksanaan, prosedur, dan praktik bagaimana mengelola atau mengatur orang dalam perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Kasmir, 2003).
3.  Aspek Hukum dan Legalitas
Usaha Kripik nanas relatif mudah.  Sebagaimana usaha mikro atau usaha kecil lainnya, maka legalitas usaha ini cukup sederhana, yaitu memiliki  identitas diri dan usaha.  Beberapa aspek legal yang dibutuhkan adalah Fotokopi Kartu Tanda Pengenal (KTP) atau Akta Pendirian Perusahaan, bagi yang berbadan hukum.
Aspek yang terkait aspek legal yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
·  Izin Lokasi
·  Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
·  Surat Izin Tempat Usaha ( SITU);
·  Surat Izin  dari Dinas Kesehatan
·  Surat Izin Ganguan ( HO )
·  Tanda Daftar Industri ( TDI )
·  Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
·  Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP);

A.  Kesimpulan
Keberhasilan pengembangan dan industri Keripik Nanas tergantung pada faktor Produksi sehinga dapat tahan lama dan menarik, serta bentuk Kemasan yang dapat tahan lama dan berkualitas tinggi agar dapat bersaing di pangsa pasar.
B.  Saran
Dalam pengembangan yang terus menerus haruslah selalu di perhatikan dalam tahapan awal untu penanaman nanas sampai menjadi keripik nanas yang bermutu tinggi agar dapat menjadi potensi Daerah Kabupaten yang lebih baik di bandingkan tempat lainnya di Indonesia.
Akhirnya terima kasih dari Tim Penyusun kepada semua pihak yang membantu sehingga dapat terselesaikannya dan bermanfaat Profil Investasi Keripik Nanas di Kabupaten Rokan Hilir Propinsi Riau. 
















 


Prev Post Next Post Home