Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Rabu, 08 Februari 2012

PDRB KAB. ROKAN HILIR


Nilai PDRB harga berlaku dengan minyak dan gas dan tanpa minyak dan gas pada periode 2007-2010 mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja ekonomi Kabupaten Rokan Hilir dalam menghasilkan output selama periode 2007-2010 cukup baik
Tabel Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun  2007 s.d 2010 Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten Rokan Hilir(Milyar Rupiah)

No. Sektor 20072008 2009 2010
Rp % Rp % Rp % Rp %
1 Pertanian 5,490 23,53 6,529 21,50  7,872 22,88 8,464 22,99
2 Petambangan 13,523 57,96 18,324 60,35  19,752 57,41 19,922 54,12
3 Industri Pengolahan 2,217 9,50 2,890 9,52  3,658 10,63 4,725 12,83
4 Listrik 0,020 0,08 0,023 0,08  0,027 0,08 0,033 0,09
5 Bangunan 0,073 0,31 0,120 0,40  0,175 0,51 0,229 0,62
6 Perdagangan 1,447 6,20 1,848 6,08  2,200 6,40 2,611 7,09
7 Pengangkutan 0,118 0,51 0,131 0,43  0,147 0,43 0,167 0,45
8 Keuangan 0,120 0,52 0,142 0,47  0,172 0,50 0,209 0,57
9 Jasa-jasa 0,323 1,38 0,354 1,17  0,401 1,17 0,451 1,22
TOTAL PDRB MIGAS 23,330 100,00 30,362 100,00  34,404 100,00 36,810 100,00
TOTAL PDRB TANPA MIGAS 9,832 12,067  14,685 16,928
Kontribusi sektoral terhadap nilai PDRB dengan minyak dan gas berdasarkan harga berlaku selama periode 2007-2010 terlihat bahwa sektor pertambangan memberikan kontribusi terbesar namun cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2007 kontribusi sektor pertambangan sebesar 57,96 persen, kemudian menurun menjadi 54,12 persen pada tahun 2010. Namun secara nominal mengalami kenaikan sebesar 47,32 persen selama periode 2007-2010. Sektor pertanian memberikan kontribusi terbesar kedua yaitu sebesar 23,53 persen pada tahun 2007, dan meningkat menjadi 22,99 persen pada tahun 2010. Sektor pertanian mengalami peningkatan sebesar 54,19 persen selama periode 2007-2010.
Sektor industri pengolahan memberikan kontribusi terbesar ketiga yaitu 9,50 persen pada tahun 2007, dan mengalami peningkatan yang cukup tinggi pada tahun 2010 yaitu 12,83 persen. Sektor yang mengalami kenaikan terbesar adalah sektor bangunan yaitu sebesar 213,96 persen selama periode 2007-2010, namun memiliki kontribusi yang tidak terlalu besar yaitu 0,62 persen terhadap total nilai PDRB harga berlaku dengan minyak dan gas pada tahun 2010.
Memperhatikan nilai PDRB harga berlaku Kabupaten Rokan Hilir, menunjukkan bahwa struktur perekonomian dengan minyak dan gas dibangun oleh sektor pertambangan, pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Sedangkan struktur perekonomian tanpa minyak dan gas dibangun oleh sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan jasa-jasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan dalam perekonomian yang berbasis sumberdaya alam akan memberikan manfaat besar terhadap pembangunan perekonomian Kabupaten Rokan Hilir.


Prev Post Next Post Home