Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Kamis, 23 Februari 2012

KOMODITI UNGGULAN DAERAH


Komoditi unggulan daerah terangkum dalam beberapa sektor yang diantaranya adalah sektor Pertanian, sektor Perkebunan, sektor Kehutanan, sektor Perindustrian dan Perdagangan. Informasi terkait Komoditi Unggulan Daerah terdiri dari Produktivitas,
Kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah, Jangkauan Pemasaran, dan Dukungan Pemerintah.

( Sektor Pertanian, Perkebunan, Kehutanan dan Industri )

      SEKTOR PERTANIAN

A.     Padi
·         Produksi
·         Luas Lahan  79.035 Ha
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 137.735 Ton
·         Jumlah Tenaga Kerja 17.586 Orang
·         Teknologi ( Tradisional/ Modern )
·         Kontribusi Terhadap PAD
·         Besar
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri ( Sumatra )
·         Dukungan Pemerintah
·         Membangun Irigasi Pertanian
·         Bantuan Saprotan melalui penyediaan Pupuk, bibit unggul,pestisida dan alat-alat teknis pertanian
·         Cetak Sawah
·         Mengembangkan Program Kanalisasi / Normalisasi
·         Melaksanakan Upaya Perlindungan Tanaman Pangan
·         Peningkatan Keterampilan Penyuluh dan Petugas Pertanian.

B.     Nenas
·         Produksi
·         Luas Lahan  5.295 Ha
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 141,37 Ton
·         Teknologi ( Tradisional )
·         Kontribusi Terhadap PAD
·         Kecil
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri ( Sumatra )
·         Dukungan Pemerintah
·         Pelatihan Budi daya Tanaman Nenas

C.     Durian
·         Produksi
·         Luas Lahan  268 Ha
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 165,5 Ton
·         Teknologi ( Tradisional )
·         Kontribusi Terhadap PAD
·         Kecil
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri ( Konsumsi Masyarakat )
·         Dukungan Pemerintah
·         Pelatihan Budi daya Tanaman Durian

D.     Peternakan Sapi
·         Produksi
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 50.60 Ton
·         Teknologi ( Tradisional/ Modern )
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri ( Sumatra )
·         Dukungan Pemerintah
·         Menyediakan Petugas Untuk Pelayanan Kesehatan Hewan
·         Bantuan Bibit Ternak Sapi
·         Penyuluhan Kepada Peternakan Sapi

SEKTOR PERKEBUNAN

A.     Kelapa Sawit
·         Produksi
·         Luas Lahan  206.173 Ha
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 725.917 Ton
·         Teknologi ( Tradisional/ Modern )
·         Kontribusi Terhadap PAD
·         Besar
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri (yang pertama Dari Petani Lokal maupun swasta  kepabrik kelapa sawit ( PKS )menjadi produk setengah jadi berupa CPO dan Kernel dari kabupaten rokan hilir di pasarkan ke kota dumai menjadi bahan jadi berupa minyak goreng Sebagian Kecil yang kedua CPO dan KERNEL dari Kabupaten Rokan Hilir di pasarkan ke propinsi sumatra utara menjadi bahan industri hilir berupa minyak goreng, sabun, dll ).
·         Luar Negeri ( CPO dan Kernel di eksport melalui pelabuhan di dumai ).
·         Promosi Produksi
·         Mengikuti pameran dan Stand yang dilakukan setiap tahun serta melalui web
·         Modal
·         90 % Swasta 10 % bantuan pemerintah
·         Dukungan Pemerintah
·         Bantuan Bibit Kelapa Sawit yang Unggul
·         Penyediaan Pupuk Bersubsidi
·         Pembangunan Jalan Produksi
·         Penyuluhan tentang penanggulangan hama dan Penyakit tanaman Kelapa Sawit
·         Pembangunan dan pemeliharaan kebun masyarakat miskin

B.     Karet
·         Produksi
·         Luas Lahan  27.410 Ha
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 29.709 Ton
·         Teknologi ( Tradisional )
·         Kontribusi Terhadap PAD
·         Besar
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri (Getal ojol dari petani dikumpulkan oleh pedagang pengumpul terus dibawa kepabrik Crum Rubber yang berada di pekanbaru dan propinsi sumatra utara ).
·         Luar Negeri ( Dari Pabrik Crum Rubber di eksport keluar negeri melalui singapura ).
·         Promosi Produksi
·         Mengikuti pameran dan Stand yang dilakukan setiap tahun serta melalui web
·         Modal
·         80 % Swasta 20 % bantuan pemerintah
·         Dukungan Pemerintah
·         Bantuan Bibit Karet Unggul
·         Bantuan Peremajaan Kebun Karet
·         Pembibitan Karet Okulasi

C.     Kelapa
·         Produksi
·         Luas Lahan  8.986 Ha
·         Bahan Baku/bibit di gunakan ( Lokal )
·         Kapasitas Produksi 8.943 Ton
·         Teknologi ( Tradisional )
·         Kontribusi Terhadap PAD
·         Kecil
·         Jangkauan Pemasaran
·         Dalam Negeri (Konsumsi Masyarakat)
·         Promosi Produksi
·         Mengikuti pameran dan Stand yang dilakukan setiap tahun serta melalui web
·         Modal
·         97.5 % Swasta 2.5 % bantuan pemerintah
·         Dukungan Pemerintah
·         Bantuan Bibit Kelapa Unggul
·         Bantuan Peremajaan Kebun Kelapa
·         Bantuan Pembuatan Drainase pada Kebun Kelapa Rakyat


 SEKTOR INDUSTRI

1.      Udang Pukul/ Udang Ebi
-          Home Industri  = 15
-          Bahan Baku       = Udang
-          Kapasitas Produksi   = 128.000 Bungkus / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 50 Orang
-          Jangkauan Pemasaran
-             Dalam Negeri 40 %
-             Luar Negeri 50 %
-          Modal   = 290.000.000

2.      Beras
-          Home Industri  = 6
-          Bahan Baku       = Padi
-          Kapasitas Produksi   = 1.145 Ton / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 22 Orang
-          Teknologi = Mesin Penggiling Padi, Polisher
-          Jangkauan Pemasaran
-             Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 270.000.000

3.      Kacang Pukul
-          Home Industri  = 3
-          Bahan Baku       = Kacang-kacangan, tepung
-          Kapasitas Produksi   = 6.400 Bks / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 9 Orang
-          Teknologi = Mesin
-          Jangkauan Pemasaran
-             Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 100.000.000

4.      Mie Basah dan Mie Kering
-          Home Industri  = 5
-          Bahan Baku       = tepung
-          Kapasitas Produksi   = 39.000 Bks / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 15 Orang
-          Teknologi = Mesin
-          Jangkauan Pemasaran
-             Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 114.000.000

5.      Terasi
-          Home Industri  = 72
-          Bahan Baku       = Udang dan ikan
-          Kapasitas Produksi   = 414.000 Bungkus / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 698 Orang
-          Jangkauan Pemasaran
-             Dalam Negeri 30 %
-             Luar Negeri 70 %
-          Modal   = 8.605.000.000

6.      Touco
-          Home Industri  = 1
-          Bahan Baku       = Kedelai
-          Kapasitas Produksi   = 2.000 btl / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 6 Orang
-          Jangkauan Pemasaran
-             Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 25.000.000

7.      Ikan Asin
-          Home Industri  = 61
-          Bahan Baku       = Ikan
-          Kapasitas Produksi   = 314.300 Bks/ Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 283 Orang
-          Jangkauan Pemasaran
-          Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 12.171.000.000
8.      Ikan Salai
-          Home Industri  = 44
-          Bahan Baku       = Ikan selais, ikan baung
-          Kapasitas Produksi   = 3.560 Bks/ Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 62 Orang
-          Teknologi = Oven Pengasapan , Mesin Pengemas semi Otomatis
-          Jangkauan Pemasaran
-          Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 188.250.000
9.      Kapal Kayu
-          Home Industri  = 20
-          Bahan Baku       = Kayu
-          Kapasitas Produksi   = 64 Unit / Tahun
-          Jumlah Tenaga Kerja  = 167 Orang
-          Jangkauan Pemasaran
-          Dalam Negeri 100 %
-          Modal   = 3.200.000.000


Prev Post Next Post Home