Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Kamis, 17 November 2011

Luas produk Unggulan Pertanian Kab.Rokan Hilir

Dilihat dari kondisi wilayahnya, Kabupaten Rokan Hilir ke depan dalam membangun harus tetap berbasis dan mengandalkan sektor pertanian dengan orientasi pembangunan pertanian yang tidak lagi ditentukan pada peningkatan produksi dan pendapatan saja, tetapi diperluas mencakup keseluruhan system agribisnis yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Lebih dari 55% perekonomian Kabupaten Rokan Hilir bersumber dari sektor pertanian. Sehingga pembangunan ekonomi dititikberatkan pada sektor pertanian guna mendorong dan menopang sektor industri dan perdagangan serta sektor-sektor lainnya.

Tabel Luas areal pertanian di kabupaten Rokan Hilir

Potensi luas areal pertanian di Kabupaten Rokan Hilir masih diominasi oleh tanaman padi sawah yaitu sekitar 43622 ha, selain tanaman kedelai dan jahung. Dari komoditas tanaman buah ternyata potensi tanaman jeruk masih merupakan tanaman dominan di Kabupaten Rokan hilir dengan luas sekitar 14340 ha selain tanaman nenas dan pisang. Sedangkan sebaran luas areal pertanian di setiap kecamatan dan komoditas unggulan dapat dilihat pada Tabel :
Tabel Luas Panen Tanaman Pangan Menurut Jenis Tanaman (Ha) Tahun 2007
klik tabel untuk memperbesar
Sumber: BPS Kab.Rokan Hilir 2008
Dari hasil analisis luas yang didapat dari rokan hilir dalam angka tahun 2008 dapat dikatakan bahwa untuk tanaman padi sawah sangat dominan di kecamatan Bangko dan Rimba Melintang, untuk padi lading banyak diusahakan di kecamatan bagan Sinembah, Untuk tanaman jagung hampir semua kecamatan mengusahakannya terutama di daerah pujud. Seperti halnya tanaman jagung maka untuk tanaman ketela pohon juga tersebar secara merata terutama di kecamatan Simang Kanan. Dan Kecamatan Simang Kanan juga memiliki areal tanaman ketela pohon, dan kacang tanah yang paling luas di Kabupaten Rokan Hilir. Sedangkan Untuk Kacang kedelei banyak di usahakan di Kecamatan Bangko. Potensi lahan sawah dari tahun 2005 sampai 2007 tealah mengalami penurunan luas. Sedangkan Untuk lahan pertanian kering mengalami peningkatan. Namun secara keseluruhan potensi areal lahan pertanian dari tahun 2005 – 2007 relatif sama yaitu sekitar 888159 ha. Potensi lahan sawah terpusat di daerah bangko, SInaboi dan Daerah Kubu. Seangkan untuk pertanian lahan kering terpusat di daerah kecamatan Tanah Putih. Luas lahan pertanian efektif di Kabupaten Rokan Hilir dapat dilihat pada Tabel :
Tabel Luas Lahan Menurut Jenis Lahan Dan Kecamatan Tahun 2007
Sumber: BPS Kab.Rokan Hilir 20087

Dari potensi lahan sawah yang dimiliki Kabupaten rokan Hilir, maka sebagian besar areal lahan sawah berbentuk areal tadah hujan dan areal pertanian pasang surut. Hal ini berarti bahwa areal teknis persawahan dengan model irigasi teknis belum banyak diusahakan dan dikembangkan di Kabupaten rokan Hilir. Dan yang perlu diperhatikan adalah masih begitu luasnya areal perawahan di Kabupaten Rokan Hilir yang belum diusahakan atau terbengkalai. Potensi areal persawahan di Kabupaten Bengkalis dapat dilihat pada Tabel :

Tabel Luas Tanah Sawah Yang Tersebar Di Dua Belas Kecamatan Pada Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2007
Sumber: BPS Kab.Rokan Hilir 2008
Tabel Luas Panen Tanaman Sayur-Sayuran Menurut Jenis Tanaman Dan Kecamatan (Ha) Tahun 2007
Sumber: BPS Kab.Rokan Hilir 2008

Pada dasarnya luasan areal pertanian ini sangat berkaitan erat dengan produktivitas tanaman pertanian dan sumbangan sektor pertanian terhadap PDRB kabupaten rokan Hilir. Pembangunan sektor pertanian untuk meningkatkan produksi pangan yaitu beras palawija dan holtikultura. Tahun 2007 luas lahan di Kabupaten Rokan Hilir tercatat 888.159 ha. Lahan yang digunakan untuk hutan Negara 78.365 ha (882%) perkebunan 302.150 ha (3402%) ladang 75.909 ha (855%) pekarangan/lahan untuk bangunan dan halaman sekitarnya 29.304 ha (3.30%) rawa-rawa yang tidak diusahakan 154.492 ha (1739%) tanaman kayu-kayuan 35.300 ha (397%) lahan yang sementara tidak diusahakan 44.899 ha (506%) sawah 71.945 ha (810%) padang rumput 596 ha (007%) kolam/empang 85 ha (001%) dan sisanya 95.112 ha (1071%) digunakan untuk lain-lain. 



Prev Post Next Post Home