Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Senin, 10 Oktober 2016

PENCANANGAN GERAKAN SERENTAK BIRAHI DAN INSEMINASI BUATAN SE-KABUPATEN ROKAN HILIR



Inseminasi Buatan (IB) adalah pemasukan atau penyampaian semen ke dalam saluran kelamin betina dengan menggunakan alat-alat buatan manusia, jadi bukan secara alam. Dalam praktek prosedur IB tidak hanya meliputi deposisi atau penyampaian semen ke dalam saluran kelamin betina, tetapi juga tak lain mencakup seleksi dan pemeliharaan pejantan, penampungan, penilaian, pengenceran, penyimpanan atau pengangkutan semen, Inseminasi, pencatatan dan juga penentuan hasil inseminasi pada hewan betina, bimbingan dan penyuluhan pada ternak .
Manfaat Inseminasi Buatan
1.  Efisiensi waktu, dimana untuk mengawinkan sapi peternak tidak perlu lagi mencari sapi pejantan (bull), mereka cukup menghubungi inseminator di daerah mereka dan menentukan jenis bibit (semen) yang mereka inginkan.
2.  Efisiensi biaya, dengan adanya inseminasi buatan peternak tidak perlu lagi memelihara pejantan sapi, sehingga biaya pemeliharaan hanya dikeluarkan untuk indukan saja.
3.  Memperbaiki kualitas sapi, dengan adanya inseminasi buatan sapi lokal sekalipun dapat menghasilkan anak sapi unggul seperti Simmental, limousine dan charolise.


DATA SP PADI TAHUN 2015

Data Statistik Pertanian untuk Tanaman Padi Tahun 2015 di Kabupaten Rokan Hilir, dapat dilihat pada Tabel dibawah ini :


DATA SP PADI SAWAH IRIGASI UNTUK BULAN JANUARI SAMPAI DENGAN JUNI TAHUN 2016



Sawah irigasi adalah sawah yang dalam proses pengairannya dilakukan secara teratur dan optimal serta tidak bergantung kepada curah hujan. Jadi sistem pengairan sawah ini dilakukan menggunakan sistem irigasi yang airnya bersumber dari waduk atau bendungan. Itulah sebabnya kenapa disebut sebagai sawah irigasi. Sistem pertanian dengan menggunakan sawah irigasi ini sangat cocok dari segi musim, karena untuk menanam padi kita tidak bergantung pada musim hujan saja. Selama waduk atau bendungan irigasi terus hidup, maka budidaya pertanian padi akan bisa dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu musim hujan.


DATA SP PADI SAWAH TADAH HUJAN UNTUK BULAN JANUARI SAMPAI DENGAN JUNI TAHUN 2016



Sawah tadah hujan adalah sawah yang sistem pengairannya sangat mengandalkan curah hujan. Jenis sawah ini hanya menghasilkan di musim hujan. Di musim kering sawah ini dibiarkan tidak diolah karena air sulit didapat atau tidak ada sama sekali. Sawah tadah hujan umumnya hanya dipanen setahun sekali. Intensitas penggunaan tenaga kerja di sawah tadah hujan lebih tinggi karena petani harus menyulam (menanam kembali) lebih sering dibandingkan sawah beririgasi, akibat suplai air yang tidak stabil.


Next Post Home