Beranda | Buku Tamu | Hubungi Kami

Sabtu, 19 Juli 2014

DISBUN ROHIL BERENCANA UNTUK BANGUN PKS MINI

Pabrik kelapa sawit (PKS) mini bisa menjadi salah satu solusi, supaya petani sawit di Rokan Hilir tidak lagi tergantung kepada perusahaan kelapa sawit skala besar. Pabrik tersebut diharapkan bisa menampung hasil produksi petani dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Saat ini pemerintah sudah bisa membuat pabrik kelapa sawit medium atau mini untuk kepentingan masyarakat petani dengan kapasitas 5 ton tandan buah segar (TBS) per jam dan 10 ton TBS per jam.

"Dengan adanya PKS mini tersebut, saya yakin kesejahteraan petani akan semakin terdongkrak dan percaya hasilnya atau kualitas minyaknya juga akan lebih bagus dan akan lebih efisien," 

Dijelaskan, selama ini pabrik kelapa sawit yang ada di Indonesia, khususnya di Rokan Hilir berskala besar. Pabrik-pabrik yang ada memproduksi kelapa sawit dengan kapasitas 30 ton KBS per jam dan memiliki luas perkebunan 6.000 hektare.

"Sedangkan untuk PKS mini hanya butuh lima ton dan 10 ton sawit yang bersumber dari perkebunan terdekat. Perkebunannya cukup 1.000 hingga 1.500 hektare saja. Petani jauh lebih dekat menyetor ke pabrik mini dibandingkan dengan pabrik besar. Lebih dekat jaraknya membuat sawit yang diolah akan selalu dalam keadaan segar," tuturnya.
 
Untuk perkebunan sawit yang lebih luas, sering kali sawit yang disetorkan petani terpaksa harus menanti dalam waktu cukup lama. "Akibatnya, buah sawit yang akan diolah cepat sekali busuk atau tidak segar. Akibatnya, terpaksa petaninya juga yang dirugikan,"
Disbun Rohil Berencana Untuk Bangun PKS Mini
Disbun Rohil Berencana Untuk Bangun PKS Mini


Next Post Home